Indah

Memulai cerita hari ini dengan sebuah kata terindah. "Perjuangan"

Senin, 22 April 2013

Mengatasi Bau Badan

Hari gini bau badan? Ini udah zaman 2013 sob. Meskipun kadang cewek itu bisa menerma cowok apa adanya tapi kadang cewek paling males sama cowok yang bau badan. Jadi cara mengatasi bukan cuma pake deodorant. Tapi baca artikel ini dari yahoo.com.

5 Cara Usir Hiperhidrosis & Bau Badan

 

Keringat berlebih terkadang menjadi masalah tersendiri bagi siapa saja yang mengalaminya. Terutama saat sedang berhadapan dengan klien atau orang-orang penting yang berpengaruh baik dalam karir maupun hubungan asmara.
Tidak hanya mengganggu penampilan, keringat berlebih juga bisa menjadi masalah baru saat bau badan mulai muncul akibat keringat yang terlalu banyak. Jika ini yang terjadi maka bisa jadi Anda akan dikucilkan dalam pergaulan.
Dalam bahasa ilmiah, keringat berlebih sering disebut sebagai Hiperhidrosis, yaitu kondisi ketika seseorang menghasilkan keringat lebih banyak dari kondisi normal. Hiperhidrosis tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan, seperti infeksi jamur dan bakteri, tetapi juga dapat mengganggu kondisi psikologis dan emosional penderitanya.

Penyebab Hiperhidrosis

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi keringat berlebih yang memicu bau badan, ada baiknya Anda perlu mengetahui penyebab terjadinya Hiperhidrosis atau keringat berlebih.
Beberapa pakar berpendapat bahwa produksi keringat berlebih terjadi karena ketidakseimbangan hormon stres, tingkat aktivitas yang tinggi, dan semangat yang berlebihan. Beberapa ahli juga berpendapat bahwa sepertiga penyebab keringat berlebih adalah faktor keturunan.
Secara rinci peneliti mengatakan bahwa keringat berlebih terjadi karena kinerja eccrine yang terlalu aktif. Eccrine adalah kelenjar keringat yang mengatur suhu tubuh. Kelenjar ini berada di seluruh bagian tubuh. Namun, lebih sering terjadi di telapak tangan, telapak kaki, ketiak dan wajah.
Beberapa kondisi seperti obesitas, diabetes, penggunaan narkoba dan konsumsi minuman beralkohol juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Cegah Hiperhidrosis dan Bau Badan

Jika Anda mengalami hiperhidrosis, ada beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mencegah Hiperhidrosis, yaitu:
Jangan Dehidrasi
Jika tubuh Anda mengeluarkan banyak keringat ini berarti Anda harus segera mengganti cairan tubuh yang hilang. Apapun kondisinya, jaga tubuh Anda agar tidak mengalami dehidrasi. Selain berfungsi membersihkan racun dalam tubuh, mengonsumsi air mineral juga baik untuk mencegah bau badan.
Kenakan Pakaian yang Sejuk
Jika Anda mudah berkeringat, sebaiknya kenakan pakaian berbahan sejuk dan menyerap keringat. Pemilihan bahan pakaian yang tepat dapat membantu kulit Anda bernapas lebih leluasa sehingga Anda tidak merasa gerah.
Mandi Minimal 2x Sehari
Banyak keringat dan jarang mandi adalah penyebab bau badan yang paling umum terjadi. Mandi dan bersihkan tubuh Anda lebih sering minimal 2x sehari. Selain membuat tubuh bersih dan segar, membiasakan mandi dapat memberikan manfaat kesehatan seperti meredakan stres, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga meningkatkan kesuburan.
Oleskan Jeruk Nipis atau Tawas
Saat bau badan menyerang oleskan jeruk nipis atau tawas di ketiak Anda. Namun, jika Anda mengalami alergi dan gangguan kulit tertentu sebaiknya gunakan deodoran saja.
Diet Sehat
Obesitas atau kelebihan berat badan adalah salah satu penyebab keringat berlebih dan bau badan. Oleh karena itu, jalankan diet sehat dari sekarang. Jaga pola makan dan tingkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga untuk mendapatkan berat badan ideal.
Jika langkah-langkah di atas tidak membantu permasalahan Anda mengatasi keringat berlebih dan bau badan, sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih tepat. (dan)

Jumat, 19 April 2013

Gila Patah Hati

Kenapa Harus Galau?

Kisah rekan saya kali ini lebih ironis kawan, Mungkin tak ada yang lebih memprihatinkan selain kata patah hati. Semua orang yang pernah merasakan jatuh cinta, pasti pernah merasakan patah hati, Kedua kata itu memang sudah menjadi satu paket dalam percintaan. Kalau tak mau patah hati yah gak usah jatuh cinta. Pilihannya tidak sulit bukan? Sadarlah kawan kalau semua orang itu pernah mengalami sakit hati. Kalau gak pernah mengalami, pertanyaannya jangan-jangan dia tidak punya hati? Yang berbeda adalah bagaimana setiap orang mengalami bahkan mengobati patah hati nya. Nah, cerita rekan saya satu ini sedikit keliru dalam menangani kata patah hati. Patah hati bisa membuat kita semakin dewasa atau bahkan seperti kanak-kanak. Bahkan sedikit dari orang Indonesia bahkan memilih jalan yang kuno sampai bunuh diri demi patah hati loh kawan. Tapi rekan saya ini tidak sampe bunuh diri kok. 


Mungkin agak telat ketika diusianya yang ke 20, gadis hitam manis ini baru pertama kali mengalami jatuh cinta. Awalnya sih dia gak tertarik sama yang namanya dunia percintaan. Sangat menjenuhkan dan penuh intrik katanya. sampai suatu ketika ada seorang lelaki yang tertarik dengan kelembutan hati wanita ini dan mencoba mendekatinya. Awalnya wanita ini cuek karena memang gak mau pacaran. Pacaran itu dosa katanya. Konyol memang. dengan usaha yang keras dengan keyakinan cinta yang sangat besar. Akhirnya cowok berlesung pipi ini mendapat gadis si hitam manis. Mereka berpacaran hingga waktu tiga tahun. Pacaran dalam jangka waktu tiga tahun tentu sudah banyak sekali yang mereka alami. Baik suka, duka dalam bercinta. mereka menikmati rasa yang mereka miliki. Mungkin Tuhan mengizinkan mereka untuk bahagia dalam cinta. Tapi tidak hanya kebahagiaan, sama seperti hubungan normal lain. Mereka juga pernah merasakan konflik yang sering dialami. Konflik ini sering ditimbulkan karena percek-cokan dari karakter keduanya yang sangat bertentangan. Gadis hitam manis ini sangat manja dan si lelaki berlesung pipi sangat cuek dengan gadis ini. Makannya mereka sering putus nyambung dalam menjalani hubungan. tapi intinya hubungan mereka dengan status putus nyambung itu berjalan sampai 3 tahun lamanya.

Pada suatu ketika si gadis hitam manis tiba pada puncak kegalauan dalam hidupnya, yaitu proses menjalani skripsi. Semua orang yang pernah kuliah mungkin sangat mengerti kalau skripsi memang bisa mengubah watak seorang manusia menjadi sangat ekstrim. karena pengaruh skripsi ini sangat dahsyat kawan, Minimal waktu yang tercurahkan untuk berpacaran semakin berkurang karena si gadis harus fokus menghabiskan waktunya untuk skripsi, tp karena si lelaki memang cuek jadi dia mencoba untuk memaklumi saja. Watak, karakter, sifat, serta prilaku gadis itupun berubah menjadi tidak menyenangkan karena efek stress dari skripsi yang dijalaninya. Hal itupun dirasakan oleh si lelaki. Lambat laun si lelaki mulai menjauh dari si gadis karena jenuh dengan sikapnya. Karena merasa tidak terima dengan perlakuan si lelaki, si gadis mencoba protes "Kamu tuh, sudah tau aku sibuk skripsi. Harusnya kasih dukungan atau semangat. Malah cuek dan mendadak jauh dari aku!". Lelaki menjawab dengan ketus "Kamu sekarang udah beda, sikap kamu, watak kamu. Aku sudah mulai gak nyaman dengan kamu. Aku udah gak menikmati hubungan pacaran kita. Sorry to say". " Kamu minta kita putus?". "Maksud aku bukan gitu". Gadis itupun pergi meninggalkan si lelaki dan semenjak saat itu mereka tidak pernah bertemu lagi. Si lelaki pun menikmati hidupnya dengan kesendirian.

Inilah patah hati yang dialami gadis kulit hitam manis itu, Bagaimana tidak. Ini pertama kalinya dia merasakan jatuh cinta dan ini pertama kalinya dia merasa dicintai. Dia pun merasakan patah hatinya untuk pertama kali. Hidupnya galau, hancur tidak karuan. Sekarang galau yang dia terima tidak hanya pada skripsi yang dia jalani tapi karena percintaannya. betapa hancur hidupnya saat ini. Maka dia memutuskan untuk stop mengerjakan skripsi dan mulai bersenang-senang untuk mengobati patah hatinya. Watak dan pergaulan gadis ini sedikit berubah. Dia mulai mengisi waktunya untuk ikut teman-temannya nongkrong di cafe-cafe dan mulai mengenal bagaimana enaknya merokok bersama rekannya. "Rokok itu enak yah ternyata, bisa mengobati galau, sekali isep 1 masalah hilang". Akhirnya sekarang si gadis sudah menjadi perokok kelas kakap untuk ukuran pemula dan seorang wanita. Gaya hidupnya sudah mulai berubah. Biasanya dia tidak pernah pulang ke rumah sampai waktu jam 9 malam. Kini dia bahkan nongkrong bersama teman-teman sampai waktu pagi tiba. Hidupnya saat ini hanya dengan bersama teman-teman untuk bersenang-senang. "Siapa tau aja kalo gw nongkrong tiap malem gini, ditempat ginian. Gw bisa ketemu cowok ganteng pengganti si brengsek itu yah kawan". Ujarnya sambil melantur. Dari pergaulannya itu, si gadis hitam manis menemukan banyak teman dengan karakter berbeda dari teman-temannya dahulu. Gadis ini punya banyak kenalan wanita  dan lelaki malam. Dia sangat menikmati patah hatinya. Ketika terbangun di pagi hari. Disaat sepi dan penuh kesendirian. Gadis ini kembali menangis dan teringat kekasih pujaan hatinya. Dia merasa galau dan kembali menyalakan rokok. Dia mencoba untuk membuka facebook mantan kekasihnya hanya untuk tau kabarnya. Biasa-biasa saja. Yang dia sesalkan, dari status FBnya, sama sekali lelaki ini tidak terlihat sedih sudah berpisah dengannya. tapi setidaknya tidak ada status relationship di FB nya pun sudah membuat gadis itu senang. Stress gadis itu memuncak. karena setiap gadis itu datang ke kos lelaki itu selalu tidak ada dikos. Dan sms pun tak pernah di balas.Dia seperti merasa dibuang seperti sampah. Malam itupun dia kembali nongkrong dengan teman-temannya. "Gw capek ni shopping terus. Malam ini nongkrong di cafe itu lagi yok, Cowoknya ganteng2 soalnya". "Ok deh". Disaat semua rekan sibuk membicarkan suatu hal yang sangat seru. Gadis itu hanya melamun meliat HP yang terus sms mantanya. Kenapa smsnya gak dibalas? sampai tidak sadar dia melakukan hal bodoh. Dia menyudutkan rokok yang menyala ke nadinya. Temannya langsung menyelamatkan. "Woi, lo gila yah! itu rokok nyala. Bisa mati lo kalo di sudutin ke nadi. Lo kenapa si, stress amat. masih mikirin cowok brengsek itu? Lo cerita lah ke kita-kita jangan kyk orang stress begini". Gadis ini memulai ceritanya "Gw gak tau, gw bingung aja, gw udah kayak sampah, dibuang begitu aja. Dia sama sekali gak ngerasa kehilangan gw. Dan dia gak tau betapa stressnya gw tanpa dia. Dia gak tau itu". Temannya berusaha menenangkan "Cowok lain kan masih banyak, goblok banget cuma karena cowok begituan aja". "Bukan masalah itu, dia itu cowok pertama gw. dia yang pertama mencintai gw, dia yang pertama gw cintain, dan dia yang pertama membuat gw merasakan saling mencintai. Dia yang pertama kali". "Oh, jadi lo gak bisa ngelupain dia bukan karena lo masih cinta? tapi karena dia yang pertama? kuno banget lo. Gak harus yang pertama itu yang terakhir. Jangan Naif. Tapi klo yang pertama itu yang mengesankan memang iya bener". "Mengesankan gimana?". "Yah mengesankan kyk yg lo ngerasain sekarang. Ntar dua tahun kedepan juga lo bakal ketawa sendiri dengan apa yang lo lakuin sekarang"."Tapi gw sama dia udah tiga tahun. Apa dia gak mikir itu. Sayang kan hubungan tiga tahun trus pisah. Sudah banyak yang kita lewatin selama tiga tahun". "Lagi-lagi lo ngarep dia bukan karena lo masih cinta? tapi karena hubungan lo udah lama? NAIF lo yah! yang pacaran 8 tahun trus putus besoknya nikah sama orang lain aja ada, masih pertama si yah. Jadi belum pengalaman". Semua teman-teman gadis itu menasihatinya. Dan mereka mulai mengobati rasa patah hatinya dengan saran-saran mereka. Dan mulai mengenalkan gadis itu dengan berbagai lelaki untuk menjadi pacarnya. Sebenarnya dia trauma untuk berpacaran. Tapi karena usul dari rekannya. Dia mencoba menjalin kasih dengan seorang lelaki yang cukup mapan dan kebetulan sangat mirip dengan mantannya.

Akhirnya mereka berpacaran dan si gadis mulai menaruh hati pada si lelaki yang mirip dengan mantannnya. Melalui kekasih barunya lah si gadis mulai mengenal dunia glamour. Hampir tiap malam si gadis clubbing di diskotik ternama di kotanya dan mabuk-mabukan tiap malam. Si gadis sangat menikmati gaya berpacarannya dengan si lelaki ini, minimal dia sudah bisa membuat si gadis lupa sama mantan yang membuatnya stress. Suatu ketika ditemukan permasalahan di usia pacaranya yang 2 bulan. Si gadis mengetahui bahwa lelaki itu berselingkuh dan si gadis di jadikan pacar cadangan. "Jadi selama ini lo ngejadiin gw pacar cadangan lo? pelampiasan lo? sebenernya lo punya pacar di Malaysia? Anjing lo yah!". Lelaki itu mencoba menenangkan "Tenang dulu. Sebelumnya sorry, aku memang punya pacar di Malaysia. awalnya aku mau mendekati kamu cuma untuk jadi sahabat. Tapi kamu menunjukkan rasa cinta ke aq. Jadi aku gak bisa nolak kamu. Jujur, aku gak ada feel cinta sebagai seorang pacar ke kamu. Aku cuma punya feel sebagai adik ke kamu. Cuma karena aku gak enak karena kamu sudah cinta ke aq". Si gadis pergi meninggalkan si lelaki dan inilah patah hati ke dua yang sudah mulai dia rasakan. dia kembali dikecewakan oleh lelaki yang menurutnya yang bisa menggantikan sosok mantannya. Hidupnya mulai galau. Saat ini si gadis sudah terjebak dalam sex bebas. Tidak hanya merokok, minum, dan clubbing. Dia bahkan bisa saja tidur dengan lelaki yang dia suka yang ditemui di tempat clubbing. Masalah cinta, whatever, toh dia bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. dan tentunya gadis ini pun melupakan skripsi yang bisa menjadi masa depannya.

Hidupnya terus berjalan bersama patah hatinya, patah hati yang sudah membawa hidupnya berubah dan mengenal dunia yang salah. Hebat yah kawan. Efek patah hati bisa berpengauh sedahsyat itu terhadap seorang makhluk yang bernama manusia. Sebenernya begini kawan. Siapa yang menjadi pacar kita saat ini bukan berarti akan menjadi pasangan abadi kita bukan? atau bahkan jodoh kita yang akan menemani hidup kita sampai tua? Jadi terlalu naif untuk menikmati rasa patah hati yang terlalu berlebihan. Harusnya sebenarnya kita menyadari bahwa fungsi dari pacaran itu adalah saling mencoba untuk mengenal satu sama lain dari masing-masing. Ketika salah satu mengajak berpisah. Bukan berarti wanita atau prianya yang salah atau lebih buruk. Tapi karena salah satu dari mereka sudah menemukan ketidak cocokan. Kalian harusnya bersyukur sudah bisa putus dari pacar kalian dan menemukan ketidak cocokan saat masih berpacaran. Masih banyak orang yang tidak seberuntung kalian, Tuhan tak memberikan izin pada sebuah pasangan untuk menemukan ketidakcocokan saat berpacaran. Akibatnya? ketika dia menemukan ketidak cocokan saat menikah bahkan punya anak? itu akan menimbulkan stress yang lebih besar. Besyukurlah kawan. Yang harus kita pikirkan pertama saat kita putus adalah bersyukur kawan. Gak ada gunanya menyalahkan diri sendiri atau memaksa sebuah hubungan. menyalahkan diri untuk apa? karena kita yang diputusin berarti kita yang salah? Itu keliru. Kita diputusin karena pasangan kita yang lebih dulu menemukan ketidakcocokan. Itu hanya masalah siapa yang menemukan ketidakcocokan yang lebih dulu. Berarti kita harus berterima kasih pada pasangan yang mutusin kalian. Trus kenapa kita harus memaksakan sebuah hubungan? Ketika kalian diputusin, kalian ingin mencoba memperbaiki diri dan memaksa kembali berpacaran memperbaiki hubungan dan ketika pasangan kalian terus menemukan ketidakcocokan lagi terus mau sampai kapan kalian melakukan hal bodoh itu? Justru kalian sebenarnya harus merasa bangga karena bukan kalian yang terlebih dahulu mutusin pacar kalian. kalian lebih dewasa dan lebih hebat. Saya yakin sebenernya juga kalian menemukan ketidakcocokan. Tapi kalian lebih sabar dan menerima dengan ketidakcocokan itu dan bertahan dan tidak mutusin pacar kalian duluan. Tapi kalau pacar kalian mutusin karena tidak cocok. berarti dia bukan pasangan yang sabar dan menerima kalian apa adanya. Bukannya kalian memilih pasangan yang bisa menerima kalian apa adanya bukan?

Masih banyak hal yang lebih penting dari sekedar kata cinta kawan #salam skripsi
Silahkan komentarnya.

PULAU SEMPU -MALANG-

Pengen nangis bahagia rasanya kalau mendengar cerita tentang orang-orang yang sudah pernah ke pulau ini. Apalagi bahasa nya kalau gak ngiri. Pulau ini tuh keren banget sob. Dan gw bakal buat janji dan ultimatum kediri gw sendiri selama gw hidup, gw pasti ke tempat yang satu ini. Menggigil ngiri rasanya. 


 Pulau Sempu, Surga Kecil di Malang Selatan


Segara Anakan (foto oleh Rina, dok. pribadi)
Ini bukan kali pertama aku ke pulau kecil yang terkenal indah ini, tepatnya ini adalah yang kedua. Pulau Sempu, sebuah pulau kecil yang terdapat di Kabupaten Malang, Jawa Timur ini bukan hanya memiliki pantai yang indah tapi juga sebuah laguna yang diberi nama Segara  Anakan. Jika sebelumnya aku hanya menyebrang ke pulau ini tanpa trekking menuju lagunanya karena sampai terlalu sore dan tak berniat kemping, maka di kesempatan yang kedua ini perjalanan pun dibuat lebih terencana.
Berangkat dari Malang kota aku dan temanku menuju Terminal Gadang dengan naik angkot. Lanjut ke Turen kami naik bus kota dan memakan waktu sekitar satu jam. Di pasar Turen kami harus menunggu angkot yang akan mengantarkan kami ke Sendang Biru penuh. Beruntung, sebuah rombongan besar, anak-anak dari Bandung rupanya berniat ke Sempu juga. Angkot pun langsung penuh sesak dengan penumpang juga barang bawaan kami. Dua orang bahkan harus naik di atas angkot karena tidak muat.
1346800783574647228
Angkot mogok (foto oleh Yula, dok. pribadi)
Medan yang menanjak membuat angkot yang kelebihan muatan terseok. Bayangkan saja, dua puluh orang ditambah carrier-carrier besar dalam satu angkot mungil. Pikiranku mulai tidak enak manakala suara gas terdengar kasar dan tidak kuat. Benar saja, baru beberapa menit berjalan angkot mogok, tepat di tanjakan. Cemas tentu saja, membayangkan angkot mundur. Si kernet yang sigap langsung turun mengambil batu besar di pinggir jalan dan mengganjal ban angkot agar tidak mundur. Tak berani ambil resiko, sang sopir pun meminta sebagian dari kami pindah ke angkot lainnya.
13468008481684029807
Pantai Sendang Biru (foto oleh Yula, dok. pribadi)
1346800892144856729
Mulai trekking (foto oleh Yula, dok. pribadi)
Tadinya berpikir kami akan di angkot ini sampai Sendang Biru, rupanya hanya sampai melewati tanjakan saja. Selanjutnya kami kembali berjubel di angkot tadi. Kurang lebih dua jam akhirnya kami sampai di Sendang Biru. Mencari perahu adalah yang kami lakukan selanjutnya. Tak sampai limabelas menit kami sudah sampai di seberang, di Pulau Sempu. Trekking menuju Segara Anakan kami harus melewati hutan dengan pohon-pohon besar dan monyet yang bersliweran. Tak sampai dua jam kami sudah tiba.
1346800979274831039
Pohon besar (foto oleh Yula, dok. pribadi)
13468010211242355975
Si cantik di tengah hutan (foto oleh Yula, dok. pribadi)
13468011081010336315
Tenda-tenda sudah berdiri (foto oleh Yula, dok. pribadi)
Dari cerita seorang teman kemping di tempat ini menyeramkan. Hutan lebat yang jarang terjamah dengan binatang buas juga “makhluk lain” menambah cerita tentang pulau ini. Tidak yang kami jumpai sore itu. Beberapa tenda sudah berdiri ketika aku dan temanku sampai di Segara Anakan. Beberapa orang juga asyik mengambil foto dan bermain air. Semakin sore semakin banyak yang berdatangan untuk kemping. Satu-satunya yang menyeramkan yang kami temui di sana adalah sampah-sampah yang berserakan, kotor.
13468012231604837542
Pantai Pasir Panjang (foto oleh Rina, dok. pribadi)
13468012862135942988
Panjat tebing (foto oleh Yula, dok. pribadi)
1346801323153510822
Hampir terbenam (foto oleh Yula, dok. pribadi)
13468013741476253199
Bulan malam itu (foto oleh Yula, dok. pribadi)
Tak hanya ingin di Segara Anakan, setelah mendirikan tenda aku dan temanku melanjutkan trekking mencari pantai lain. Pantai Pasir Panjang, begitu namanya. Pantainya mengingatkanku pada pantai-pantai di Gunung Kidul, Jogjakarta. Pasirnya putih, airnya terlihat hijau jernih, bertambah indah dengan langit biru serta awan putih di atasnya. Menjelang matahari terbenam, temanku mengajak naik ke tebing karang. Jangan ditiru karena selain tidak memakai pengaman masuk area ini memang dilarang, berbahaya begitu seperti tertulis di sebuah papan kayu.
Selesai menyaksikan matahari terbenam dari atas tebing kami pun kembali turun untuk menyiapkan makanan. Tenda depan yang membawa bekal cukup banyak tampak sedang membakar ikan segar. Aku dan temanku cukup mie instan saja ditambah satu dua potong roti dan teh panas. Malam ketika bulan mulai menampakkan dirinya kami memilih menggelar sleeping bag di depan laguna, mendengarkan musik dari telepon genggam serta celoteh anak-anak yang kemping.
Pagi, matahari terbit tak terlihat dari tempat kami kemping. Tenda-tenda sebelah sudah ramai. Beberapa anak tampak berenang di laguna. Air laut yang pasang masuk ke laguna lewat karang yang berlubang atau Karang Bolong membuat air yang tadinya surut melimpah. Selesai sarapan, kami pun tak sabar untuk berenang. Air yang jernih, terlihat hijau, dingin menyentuh kulit begitu kumasukkan kakiku. Ikan-ikan kecil juga besar terlihat jelas, berenang bebas bersama kami. Karena tak pandai berenang temanku menyarankanku untuk meniti karang saja. Sebagian tubuhku di air kecuali kepala dengan tangan berpegangan pada karang. Sakit karena karang yang tajam tak mengurangi semangatku menuju Karang Bolong. Apalagi ikan-ikan di bawah yang cantik mengiringi. Sungguh pengalaman yang luar biasa.
13468014471743555270
Lompat (foto oleh Rina, dok. pribadi)
13468014831464601079
Ikan (foto oleh Rina, dok. pribadi)
13468015171683374760
Karang Bolong (foto oleh Rina, dok. pribadi)
Setelah puas bermain air aku dan temanku, juga penghuni tenda-tenda yang lain berkemas. Anak-anak Bandung yang kemarin seangkot dengan kami rupanya akan melanjutkan perjalanan ke Bromo. Karena sudah janjian dengan kernet angkot yang kemarin kami pun kembali satu angkot ketika kembali ke Malang. Mereka bahkan menyewa angkot sampai Terminal Arjosari. Kami pun berpisah di Gadang.
Untuk informasi saja, angkot di Malang (kota) rata-rata 3.000 rupiah. Dari Gadang ke Turen naik bus biaya 5.000 rupiah. Sedang dari Turen ke Sendang Biru 15.000 rupiah. Sewa perahu 100.000 PP, jangan lupa catat nomor telepon perahu yang ada di tiangnya untuk janjian dijemput. Selamat menjelajah!
13468015611879125169
Segara Anakan dilihat dari tebing (foto oleh Yula, dok. pribadi)
“Kehidupan sekarang benar-benar membosankan saya. Saya merasa seperti monyet tua yang dikurung di kebun binatang dan tidak punya kerja lagi. Saya ingin merasakan kehidupan kasar dan keras … diusap oleh angin dingin seperti pisau, atau berjalan memotong hutan dan mandi di sungai kecil … orang-orang seperti kita ini tidak pantas mati di tempat tidur,” - Soe Hok Gie