Selasa, 19 Juni 2012

Cara bernegosiasi

Negosiasi dengan PINTAR

Negosiasi merupakan hal penting dalam bekerja. Jika anda dapat bernegosiasi dengan baik maka target kerja yang akan anda capai bukan menjadi mimpi lagi. Staff yang pandai dalam bernegosiasi akan memiliki nilai lebih dari pada staff yang tidak ahli dalam bidang ini. Tidak jarang seorang pimpinan perusahaan akan memandang lebih seorang staff perusahaan yang memiliki kecakapan dalam bernegosiasi. Jabatan apapun yang anda inginkan dalam perusahaan akan anda capai dengan mudah jika anda memberikan keuntungan dengan keahlian ini. Banyak orang beranggapan bahwa kunci negosiasi yang baik hanya dimiliki oleh orang yang pandai berkomunikasi dengan baik dan memiliki penampilan yang menarik. Hal tersebut sangat tidak benar. Orang yang pandai berkomunikasi belum tentu memiliki kemampuan bernegosiasi yang baik, begitupun sebaliknya. Banyak hal yang harus dipenuhi seseorang untuk dapat menjadi negosiator yang handal dan pintar yang tidak hanya bermodal kata-kata dan penampilan saja.
1. Mengenal
Seorang negosiator harus dapat menggali informasi sedalam-dalamnya tentang sebuah perusahaan atau rekan yang akan di ajak bernegosiasi. Ketika anda sudah sangat mengenal dengan baik lawan negosiasi anda maka secara tidak langsung anda sudah menguasai situasi dalam bernegosiasi. Semakin banyak infomasi yang anda terima, maka semakin partner negosiasi anda merasa dihargai dan anda akan terlihat cerdas didepanya. Selain hal itu, anda juga pasti akan mengenal dengan baik lawan bicara anda dan dapat mengetahui trik yang jitu untuk bernegosiasi dengannya hanya dengan megenal dengan baik perusahaan rekan negosiasi anda.
2. Persiapan
Segala sesuatu yang dipersiapkan dengan baik maka akan menhasilkan sebuah hasil yang baik juga. Pepatah itu mungkin sudah tidak asing ditelinga kita semua. Pepatah tersebut sangat berlaku sekali dalam bernegosiasi. Jika anda sudah mempersiapkan dengan baik maka kepercayaan diri anda akan meningkat 100% sebelum anda berhadapan dengan rekan negosiasi anda. Ketakutan seakan hilang ditelan bumi jika persiapan sudah sangat matang. Jika anda akan bernegosiasi dengan sebuah perusahaan yang begerak dibidang bisnis perikanan. Usahakanlah anda mempersiapkan diri untuk memperoleh informasi tentang perikanan dari manapun sumbernya. Jadi jika anda berdiskusi dengan rekan negosiasi anda, pembicaraan akan mengalir dengan sendirinya. Semakin anda percaya pada diri anda, maka klien akan semakin percaya dengan negosiasi yang telah anda bangun dengan persiapan yang begitu matang.
3. Peka
Hal yang perlu diingat bahwa bernegosiasi merupakan kepentingan dan kebutuhan kedua belah pihak, jadi tidak ada pihak yang merasa diuntungkan ataupun dirugikan. Biasanya masing-masing pihak akan mencari cela untuk merasa diuntungkan. Disinilah kepekaan anda ditantang untuk bermain. Anda harus peka terhadap tawar menawar yang disampaikan pihak klien. Dengarkan dahulu apa yang sebenarnya klien inginkan dalam kerjasama yang dibuat. Telaah dengan baik dimana kita dapat mencari keuntungan dari keuntungan-keuntangan pihak klien yang ditawarkan tanpa harus membuat klien merasa tidak didengarkan dan dirugikan. Terkadang keputusan terbaik dalam bernegosiasi yang pintar bukan terletang pada keuntungan yang kita rencanakan sebelum beenegosiasi namun akan muncul dari percakapan yang saling mendengarkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan comment massage ini